SEDIKIT TENTANG KARYA GUS MUS
-sebuah renungan--
Bukankah kalau ada yang meminta kepadamu,
kau memberinya sesuai kehendakmu,
atau bahkan kadang tidak memberinya sama sekali?
Mengapa kalau kamu memohon kepadaNya,
Ia kauharuskan memberimu sesuai kehendakmu?
Memohonlah kepadaNya. Ia pasti memberimu dan biarlah Ia memberimu sesuai kehendakNya.
►........................................◄
Ah, mumpung besok-besok cukup banyak waktu, saya coba sempatkan mengulik karya-karya Gus Mus itu. Termasuk hunting puluhan (atau ratusan) karya lain beliau dalam bentuk buku di toko buku. Mudah-mudahan masih ada stok. Amien.
Saran saya : cobalah Anda membaca salah satu karyanya. Nikmati perenungan yang tercipta.
--sebuah puisi--
BILA KUTITIPKAN
Bila kutitipkan dukaku pada langit
Pastilah langit memanggil mendung
Bila kutitipkan resahku pada angin
Pastilah angin menyeru badai
Bila kutitipkan geramku pada laut
Pastilah laut menggiring gelombang
Bila kutitipkan dendamku pada gunung
Pastilah gunung meluapkan api. Tapi
Kan kusimpan sendiri mendung dukaku
Dalam langit dadaku
Kusimpan sendiri badai resahku
Dalam angin desahku
Kusimpan sendiri gelombang geramku
Dalam laut pahamku
Kusimpan sendiri.
►........................................◄
--sebuah puisi--
RATSAA
anak-anakmu kau serahkan babumu
istrimu kau serahkan sopirmu
dirimu kau serahkan sekretarismu
tuhanmu kau serahkan siapa?
1413
►........................................◄
--sebuah renungan--
Kebenaran kita berkemungkinan salah,
kesalahan orang lain berkemungkinan benar.
Hanya kebenaran Tuhan yang benar-benar benar.
Kebenaran kita berkemungkinan salah,
kesalahan orang lain berkemungkinan benar.
Hanya kebenaran Tuhan yang benar-benar benar.
Saran saya : cobalah Anda membaca salah satu karyanya. Nikmati perenungan yang tercipta.
with hug's ♥ love
_Ocha_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar